FAJAR.CO.ID -- Keluhan pada penggantian menu nasi menjadi kentang berdampak pada penutupan sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mappasaile di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Badan Gizi Nasional (BGN) menutup SPPG Mappasaile sampai waktu yang belum ditentukan.
Dapur SPPG Mappasaile dikelola Yayasan Saji Cinta Negeriku Indonesia. Penyedia makanan untuk program Makan Bergizi Gratis ini terletak di Jalan Poros Pangkep-Barru, Kelurahan Mappasaile, Kabupaten Pangkep.
Penutupan SPPG Mappasaile sejak Senin (9/2/2026) Dia mengatakan berawal ketika penyedia makanan program MBG itu membagikan menu dengan mengganti nasi dengan kentang ke sekolah pada Jumat (6/2) lalu. Foto menu dengan kentang itu ramai dibagikan di sejumlah platform media sosial.
Dalam foto yang beredar di media sosial, tampak nampan makanan program MBG itu berisi kentang goreng, 1 buah pisang, 1 potong ayam, lalap timun dan sambal. Penyedia MBG tidak menyedikan nasi karena sudah menggantinya dengan kentang goreng.
Postingan tersebut beredar sejak Jumat (6/2) dan mendapat banyak tanggapan dari warganet di Pangkep.
Kepala Kantor Pelayanan Gizi (KPPG) Makassar, Handayani mengatakan, penutupan sementara SPPG Mappasaile juga sekaligus untuk melakukan evaluasi dalam pengaturan menu MBG di SPPG Mappasaile.
"Lagi evaluasi internal terkait dengan pengaturan menunya," ujarnya.
Tim Pengawas MBG Kodim 1421 Pangkep, Serka Imran mengatakan, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Rudi Setiawan yang memberikan keputusan penutupan sementara SPPG Mappasaile.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4949345/original/036688600_1726886704-upset-asian-couple-sit-couch-living-room.jpg)


