TNI Siap Kerahkan Pasukan ke Gaza, Pejabat Senior Hamas Tegaskan Harus Fokus Pencegahan Pelanggaran Gencatan Senjata

8 hours ago 8
Pemimpin Senior Hamas, Osama Hamdan -- AFP

FAJAR.CO.ID, GAZA -- Pejabat senior Hamas menegaskan penolakan gerakan tersebut terhadap segala bentuk pengawasan eksternal atas Jalur Gaza, menekankan bahwa setiap pasukan internasional yang dikerahkan ke wilayah tersebut harus dibatasi secara ketat pada tugas-tugas yang berkaitan dengan perbatasan.

Osama Hamdan, seorang pemimpin senior Hamas, mengatakan bahwa pasukan asing mana pun harus fokus semata-mata pada pencegahan agresi Israel dan penghentian pelanggaran gencatan senjata, tanpa campur tangan dalam pemerintahan internal Gaza.

Pengerahan Pasukan Indonesia

Hamdan menyampaikan pernyataan tersebut selama wawancara dengan program malam Al Jazeera Mubasher, menanggapi laporan bahwa Indonesia sedang mempertimbangkan untuk mengirim beberapa ribu pasukan sebagai bagian dari pasukan stabilisasi ke Gaza.

Ia mengatakan Hamas telah berkomunikasi langsung dengan pemerintah Indonesia, menyampaikan bahwa pasukan internasional mana pun harus mematuhi peran netral di perbatasan, dan tidak boleh mengambil posisi yang bertentangan dengan kehendak rakyat Palestina atau berfungsi sebagai pengganti pendudukan Israel.

Hamdan menambahkan bahwa para pejabat Indonesia dengan jelas meyakinkan Hamas bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam menerapkan agenda Israel apa pun di dalam Gaza, dan bahwa peran mereka, jika ada, akan terbatas pada memisahkan warga Palestina dari pasukan pendudukan dan mencegah agresi, tanpa campur tangan dalam urusan sipil.

Sikap tentang Senjata Perlawanan

Menanggapi laporan New York Times tentang rancangan proposal terkait pelucutan senjata perlawanan, Hamdan mengatakan senjata Palestina terkait langsung dengan keberadaan pendudukan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |