Bandara Khusus PT IMIP
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Polemik keberadaan bandara yang diduga ilegal di kawasan industri Morowali terus menjadi buah bibir di kalangan publik.
Kali ini, Partai Demokrat angkat suara dan mendesak penegak hukum bergerak cepat mengusut tuntas dugaan pelanggaran serius yang dinilai merugikan negara serta mencederai kedaulatan Indonesia.
Deputy Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Ricky Kurniawan, mengatakan, keberadaan bandara tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap negara dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
“Bandara khusus ilegal di Morowali jelas sangat merugikan negara dan mengangkangi kedaulatan NKRI,” ujar Ricky di X @RicKY_KCh (28/11/2025).
Ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan untuk bertindak cepat dan transparan dalam mengusut siapa pun pihak yang terlibat.
Termasuk jika ada oknum berpengaruh yang selama ini diduga menjadi beking operasional bandara tersebut.
“Bisa nggak KPK dan Kejaksaan mengusut tuntas siapa saja yang menjadi pelaku utama penghianatan negara ini?," timpalnya.
Ricky bilang, arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta penindakan tegas terhadap praktik pelanggaran hukum harus diterjemahkan dengan tindakan nyata, bukan hanya sebatas pernyataan politik.
“Arahan Presiden Prabowo harus dijalankan dengan maksimal,” tegas Ricky.
Isu bandara ilegal Morowali sebelumnya mencuat setelah Menteri Pertahanan Sjafri Sjamsoeddin membeberkan fasilitas penerbangan tersebut diduga beroperasi bertahun-tahun tanpa pengawasan resmi dari bea cukai dan imigrasi.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































