Banjir dan Longsor di Sumatera Disebut karena Ramainya Aktivitas Tambang, Said Didu Sampaikan Sindiran

19 hours ago 3
Banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Utara. (BPBD Tapsel)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- ManolehSekertaris Kementerian BUMN, Said Didu memberikan sindiran di tengah ramai sorotan bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Terkhusus di Pulau Sumatera.

Sejumlah pemerhati dan aktivis lingkungan menilai, kejadian bencana tersebut dipicu oleh semakin meningkatnya aktivitas pertambangan yang bahkan izin pertambangan yang diberikan pemerintah disebut sudah ugal-ugalan

Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Said Didu menyampaikan sindirannya itu.

Ia menyebut setelah semua kejadian ini bagi-bagi tambang yang dilakukan para pejabat.

Ini sekaligus jadi sindirannya ke Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia soal pernyataannya penyebab banjir ini terjadi.

“Dan setelah itu, menjadi pejabat yang bagi-bagi tambang ke Oligarki dan Asing,” tulisnya dikutip Minggu (30/11/2025).

“Maka sempurnalah,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan tanggapannya soal bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera.

Bahlil pun menyampaikan rasa prihatin atas banjir dan longsor yang terjadi.

"Karena itu, kita harus memanjatkan doa dan turut berduka cita atas meninggalnya beberapa saudara-saudara kita di wilayah-wilayah yang kena bencana," kata Bahlil dalam pidatonya pada agenda diskusi Aksi Nyata Untuk Bumi Lestari di di Kantor DPP Partai Golkar.

(Erfyansyah/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |