Temukan Keterlibatan Operasi di Tepi Barat dan Gaza, Oil Fund Norwegia Cabut Investasi dari 6 Perusahaan Israel

4 days ago 16
Menteri Keuangan Norwegia, Jens Stoltenberg.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Oil Fund Norwegia, mengumumkan akan mencoret enam lagi perusahaan Israel dari portofolio investasinya.

Itu setelah hasil tinjauan etika menemukan adanya keterlibatan operasi keenam perusahaan tersebut di Tepi Barat dan Gaza.

Oil Fund Norwegia, diketahui memiliki nilai 2 triliun dolar AS (1 dolar AS = Rp16.162), pada Senin (18/8/2025).

Dana kekayaan negara (sovereign wealth fund) terbesar di dunia itu tidak secara jelas menyebutkan nama perusahaan-perusahaan tersebut. Tapi mengatakan nama dan alasan pencoretan mereka akan diungkapkan setelah proses divestasi selesai.



Sejumlah laporan media pada Senin tersebut menyebutkan bahwa daftar pencoretan itu dapat mencakup lima bank terbesar Israel, yang saat ini sedang dalam proses peninjauan oleh badan pengawas etika dari Oil Fund.



Sementara itu, pihak Oil Fund menyatakan pihaknya telah menjual saham di enam perusahaan lain sebagai bagian dari keputusan pekan lalu untuk memangkas kepemilikannya di perusahaan-perusahaan Israel dari 61 pada akhir Juni menjadi 32 dalam beberapa pekan ke depan.

Dana kekayaan negara Norwegia itu hanya mempertahankan perusahaan-perusahaan yang termasuk dalam indeks acuan ekuitas yang dibuat oleh Kementerian Keuangan Norwegia.



Norges Bank Investment Management, lembaga yang mengelola dana tersebut, pada pekan lalu mengumumkan bahwa pihaknya telah menjual kepemilikan di 11 perusahaan Israel.



"Mungkin akan ada lebih banyak perusahaan yang dicoret," ungkap Menteri Keuangan Norwegia, Jens Stoltenberg, kepada awak media.



Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |