Syarat Berat Suporter untuk Bisa Dukung Negaranya di Piala Dunia 2026, Ada Pemeriksaan Media Sosial

15 hours ago 4
Ilustrasi Supporter Piala Dunia.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kompetisi Piala Dunia 2026 sudah ada di depan mata dan akan segera bergulir.

Tinggal hitungan bulan kompetisi terakbar sepakbola dunia itu akan berlangsung di tiga negara sekaligus yaitu Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.

Menariknya, untuk para turis atau suporter dari negara lain yang ingin merasakan euforia dan menyaksikan langsung laga di kompetisi tersebut, ada kebijakan baru yang dihadirkan.

Kebijakan imigrasi Amerika Serikat justru menjadi sorotan, setelah muncul perincian mengenai "pemeriksaan wajib" yang harus dilalui suporter yang ingin masuk ke negara tersebut.

Presiden AS, Donald Trump, memang jadi pihak yang paling banyak disorot soal kebijakan-kebijakan kontroversialnya jelang kompetisi ini.

Sejumlah kebijakan Presiden Donald Trump, dari daftar larangan perjalanan, ancaman untuk mengakuisisi Greenland dengan kekuatan berlebihan, hingga kebijakan lain yang memecah opini, membuat atmosfer menjelang pesta sepak bola dunia terasa tidak sepenuhnya kondusif.

Karena kebijakan-kebijakan itu, ada beberapa negara yang Pemerintahnya ikut bereaksi.

Pemerintah Jerman, Belanda, hingga Inggris disebut menerima petisi dan desakan untuk memboikot turnamen.

Suporter Denmark bahkan dikabarkan serius mempertimbangkan untuk tidak menghadiri laga timnas mereka.

Amerika Bakal Perketat Keamanan

Rencananya di ajang Piala Dunia 2026 ini, pemeriksaan keamanan yang ketat di pintu masuk AS menjadi satu di antara pemicu kekhawatiran tersebut.

Sebagian pihak menilai prosedur yang sedang disiapkan pemerintah AS terkesan berlebihan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |