
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, menyebut saat ini kondisi di Kota Makassar telah kondusif pasca demo besar-besaran yang berujung pada pembakaran kantor DPRD Kota Makassar dan DPRD Sulsel.
Seperti diketahui, dua Poslantas milik Polrestabes Makassar, Pos Jaga Kejati Sulsel, juga menjadi sasaran pembakaran
"Alhamdulillah, sampai saat ini masyarakat Sulawesi Selatan khususnya di Kota Makassar sudah kondusif," ujar Windiyatno kepada awak media, Sabtu (30/8/2025).
Dikatakan Windiyatno, masyarakat sudah bisa beraktivitas sebagaimana mestinya dengan normal.
"Untuk puing-puing yang ada di DPRD, provinsi maupun yang di kota, kita bersama dengan instansi yang lain, melaksakan pembersihan. Terus tadi pagi juga kita pagi-pagi sekali dengan Dinas Kebersihan membersihkan puing-puing yang ada di jalan raya," sebutnya.
Lanjut dia, berdasarkan data sementara yang masuk, akibat dari demo besar-besaran sejumlah kendaraan juga hangus terbakar.
"Kemudian anggota kami sendiri yang kemarin kena batu, yang termasuk bapak Kasdam saya pun kena batu, itu yang lupa ada sekitar empat orang, kita sedang rawat," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, setelah membakar Poslantas di Pertigaan Jalan AP Pettarani-Alauddin, DPRD Makassar kemudian menjadi sasaran.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 22.15 Wita, api telah menguasai halaman kantor DPRD Makassar.
Sejumlah mobil dan motor yang diduga kendaraan dinas terbakar di kantor DPRD Makassar.
Ratusan massa terus menduduki jalan AP Pettarani. Tidak berhenti pada pembakaran gedung DPRD, massa aksi juga merusak lampu lalulintas di Pertigaan Jalan AP Pettarani-Hertasning.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: