
FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Tahapan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) masih belum selesai. Masih ada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang belum menerima Surat Keputusan (SK).
Sampai saat ini, baru 25,42% usulan yang masuk ke BKN untuk PPPK tahap kedua dan yang berstatus SK baru 8,47%. Itu dari total 185.800 formasi.
Sementara itu, untuk PPPK tahap I sudah 87,68 %.
Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif angkat suara terkait itu. Ia mengatakan pihaknya mengusahakan September ini semuanya sudah diajukan.
"Jadi kami terus mengejar agar PPPK tahap dua ini di bulan September juga sudah diajukan semuanya," kata Zudan dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, Senin (25/8/2025).
Ia mengatakan, terdapat sejumlah alasan mengapa pengangkatan para CPNS PPPK tahap II masih sangat rendah.
Salah satunya, terdapat beberapa instansi yang menganjurkan penundaan seleksi untuk memaksimalkan hasil seleksi PPPK tahap pertama.
"Terdapat instansi yang menganjurkan penundaan seleksi P3K tahap 2 karena terkendala anggaran dan ingin memaksimalkan hasil seleksi P3K tahap 1," ujarnya.
Karenanya, agar prosesnya cepat, Zudan menjelaskan BKN rutin menggelar rapat kerja dengan berbagai instansi untuk mengecek progres pengusulan nama-nama untuk segera dibuatkan Nomor Induk Pegawai (NIP).
"Maka selalu bisa kita ketahui daerah-daerah mana yang masih lambat pengusulannya dan kementerian mana yang masih lambat usulannya," ujar Zudan.
(Arya/Fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: