Kepala BKN Beri Bocoran Soal Pengadaan Seleksi CPNS 2026

4 days ago 15
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Foto Kemenpan-RB/ Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyebut pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, kebutuhan belanja Aparatur Sipil Negara (ASN) baik itu pegawai kementerian atau lembaga direncanakan sebesar Rp 356,99 miliar.

Anggaran ini dialokasikan untuk pembayaran gaji dan tunjangan ASN sesuai dengan capaian reformasi birokrasi dari masing-masing institusi.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh menyatakan, berkaitan dengan jumlah formasi pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, pihaknya akan terlebih dulu membahas kebijakan tersebut bersama Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini.

"Harus kita bahas dengan Ibu Menteri Keuangan untuk anggaran dan Ibu MenPAN-RB untuk jumlah formasi, serta berbagai kementerian lembaga dan daerah-daerah, kebutuhannya seperti apa," kata Zudan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Zudan menegaskan, dalam proses seleksi CPNS pihaknya tidak menentukan sendiri jumlah kuota maupun formasinya.

Dalam proses menentukan kebutuhan, proses seleksi dilakukan berdasarkan usulan instansi pusat maupun daerah.

"Karena mereka lah yang membutuhkan ASN," tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga belum menerapkan skema single salary atau penggajian tunggal yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |