Fimela.com, Jakarta Di era kencan modern, istilah seperti talking stage dan situationship sudah jadi bagian dari kosakata percintaan sehari-hari. Keduanya sama-sama menggambarkan hubungan yang belum resmi, tapi sebenarnya ada perbedaan mendasar. Mulai dari tujuan, durasi, sampai tingkat komitmen. Kalau tidak paham bedanya, gampang banget terjebak di hubungan abu-abu yang bikin bingung sendiri. Yuk kenali perbedaan dan batasan dari kedua istilah percintaan berikut!
Dilansir dari pickmeupgame.com (14/8), berikut perbedaan dari talking stage dan situationship:
Apa Itu Talking Stage?
Talking stage adalah fase awal saat dua orang mulai saling mengenal sebelum memutuskan untuk pacaran. Biasanya diisi obrolan santai, rasa penasaran, dan eksplorasi kecocokan. Tujuannya jelas, mencari tahu apakah hubungan ini layak dilanjutkan ke tahap lebih serius.
Ciri-ciri talking stage:
- Masih dalam tahap saling mengenal dasar-dasarnya.
- Obrolan terasa ringan dan seru.
- Belum ada komitmen, tapi ada rasa ingin tahu yang seimbang.
Apa Itu Situationship?
Situationship adalah hubungan tanpa label yang sudah berjalan cukup lama, bahkan melibatkan kedekatan emosional atau fisik, tapi tanpa kejelasan arah. Bedanya dengan talking stage, di sini hubungan cenderung stagnan: nyaman, tapi tidak pasti.
Ciri-ciri situationship:
- Hubungan terasa seperti pacaran, tapi tanpa status resmi.
- Pembicaraan soal masa depan atau komitmen dihindari.
- Ada kedekatan, tapi juga kebingungan tentang posisi masing-masing.
Batasnya di Mana?
Secara sederhana, talking stage biasanya berlangsung singkat dan punya tujuan jelas: menentukan lanjut atau berhenti. Situationship bisa bertahan lama tanpa ada kepastian, sering kali karena salah satu atau keduanya menghindari komitmen. Kalau sudah lewat beberapa bulan tapi status tak kunjung jelas, bisa jadi talking stage sudah berubah jadi situationship.
Bagaimana Supaya Tidak Terjebak?
- Komunikasikan ekspektasi sejak awal.
- Perhatikan tindakan, bukan cuma kata-kata.
- Beri batas waktu untuk mencari kejelasan.
Mengetahui batas antara talking stage dan situationship bisa menyelamatkan diri dari drama hubungan abu-abu. Lebih baik jujur di awal daripada berlama-lama di hubungan yang bikin bingung hati sendiri. Dengan begitu, energi dan perasaan bisa diarahkan pada koneksi yang sehat, jelas, dan saling menguntungkan, bukan terjebak dalam ketidakpastian yang menguras emosi.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.