
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Polemik ijazah mantan Presiden Jokowi kembali memanas setelah launching buku Jokowi's White Paper di UGM beberapa waktu lalu.
Kali ini, Dokter Tifauzia Tyassuma menuding Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ova Emilia melakukan blunder dalam pernyataannya soal keaslian ijazah Jokowi.
“Rektor UGM blunder, mana ijazah sarjana muda Jokowi?” ujar Tifauzia di X @DokterTifa (26/8/2025).
Dikatakan Tifa, dengan adanya pernyataan dari Ova Emilia, publik justru menuntut bukti lain yang selama ini tidak pernah diperlihatkan.
“Dengan pernyataan Ova Emilia, Rektor UGM, maka publik menuntut satu bukti lagi," Tifa menuturkan.
"Bukti yang selama 11 tahun ini tidak pernah disinggung oleh Joko Widodo maupun UGM, yaitu ijazah Sarjana Muda Joko Widodo!” tambahnya.
Tifa menegaskan, jika bukti tersebut tidak bisa ditunjukkan, maka dugaan pemalsuan ijazah Jokowi semakin kuat.
“Kalau sampai Joko Widodo dan UGM tidak bisa menunjukkan Ijazah Sarjana Muda, maka jelas dan clear bahwa Ijazah Sarjana Joko Widodo adalah palsu,” imbuhnya.
Ia bahkan menuding keduanya telah menipu publik jika tidak mampu membuktikan hal tersebut.
“Dan keduanya, baik Joko Widodo maupun UGM, telah melakukan kebohongan publik!” kuncinya.
Sebelumnya, Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali meluruskan isu yang ramai diperdebatkan publik terkait keaslian ijazah Jokowi.
Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menegaskan bahwa Jokowi adalah lulusan sah UGM yang menyelesaikan seluruh proses akademiknya sesuai aturan dan resmi lulus pada 1985.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: