Didesak Mundur sebagai Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Kami Prajurit

7 hours ago 7
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, KABUPATEN BOGOR -- Aksi demo berbagai lapisan masyarakat di berbagai daerah beberapa hari terakhir berlangsung rusuh. Sejumlah bangunan pemerintah dibakar termasuk kantor polisi.

Terkait peristiwa itu, Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo jadi sorotan sejumlah tokoh. Di media sosial, banyak pihak yang menyuarakan atau mendesak agar kapolri mundur. Tidak sedikit juga menyarankan agar Presiden Prabowo Subianto mencopot pimpinan polri tersebut.

Terkait adanya suara-suara yang mendesak dirinya mundur dari jabatan kapolri, Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa jabatan dirinya sebagai kapolri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.

Ia menekankan sebagai prajurit, dirinya siap melaksanakan keputusan apa pun yang diberikan kepala negara.

“Terkait dengan isu yang menyangkut dengan Kapolri, itu hak prerogatif Presiden. Kami prajurit, kapan saja siap,” kata Kapolri di Kopi Koneng, Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilansir dari JPNN, Sabtu (31/8).

Hal tersebut disampaikan kapolri usai bertemu dengan Presiden Prabowo di kediamannya. Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Terkait situasi terkini, kapolri menegaskan bahwa pihaknya saat ini fokus untuk melaksanakan amanah Presiden dalam rangka menjaga stabilitas keamanan nasional.

Dia menyebut, situasi yang berkembang dalam beberapa hari terakhir membutuhkan langkah cepat dari aparat keamanan, terutama menyikapi aksi demonstrasi yang kerap berubah menjadi tindakan anarkis.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |