
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- 213 organisasi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil turut mengecam tindakan polisi yang melindas pengemudi ojek online Affan Kurniawan hingga tewas.
Mereka meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Mundur dari jabatannya atau Presiden Prabowo Subianto mencopotnya.
"Kapolri wajib mundur atau Presiden segera mencopot Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri yang gagal mengubah watak represif Polri," ujar Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, melalui konferensi pers di Gedung YLBHI, Jumat (29/8/2025).
Tidak hanya itu, Presiden Prabowo Subianto juga diminta untuk membentuk tim investigasi.
"Presiden perlu memerintahkan investigasi independen dan transparan sebagai pelanggaran termasuk, namun tidak terbatas pada pengamanan aksi demonstrasi. Lalu memulai agenda reformasi Kepolisian secara sistematis. Sudah saatnya Kepolisian dipaksa berubah menjadi lembaga profesional akuntabel, demokratis dan jauh dari abuse of power," katanya.
"Presiden segera mendesak dengan merintahkan untuk menghentikan seluruh sikap represif dalam menangani demonstrasi dan menarik mundur seluruh pasukan, batalion, TNI dalam segala bentuk penghalangan bentuk demonstrasi," tandasnya.
Sementara itu, Divisi Propam Polri menggelar pemeriksaan terhadap tujuh personel Brimob yang diamankan terkait tewasnya pengemudi ojek online atau ojol bernama Affan Kurniawan.
Pemeriksaan disiarkan secara live di Instagram resmi Polri. Affan Kurniawan sendiri terekam kamera warga meninggal dunia karena dilindas kendaraan taktis (rantis) milik polisi. (bs-sam/fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: