Wamenhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Lancar Meski Konflik Timur Tengah Memanas

4 hours ago 3
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak

FAJAR.CO.ID - Di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa keberangkatan jemaah haji Indonesia pada tahun 2026 tetap akan berjalan tanpa kendala berarti.

Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung

Dahnil menjelaskan bahwa persiapan penyelenggaraan haji telah mencapai sekitar 95 persen, mencakup akomodasi, transportasi, hingga konsumsi. Bahkan pembayaran-pembayaran penting seperti Armuzna sudah selesai dilakukan.

"Tidak ada kendala. Sampai hari ini persiapan penyelenggaraan haji berjalan dengan lancar," katanya saat menghadiri Konsolidasi Perhajian dan Umrah di Asrama Haji Banten, Jumat (6/3/2026).

Lebih lanjut, ia menyatakan belum ada dampak yang dirasakan terhadap persiapan pelaksanaan haji akibat situasi geopolitik yang memanas.

Pengelompokan Jemaah Jadi Tahapan Terakhir

Wamenhaj Dahnil menyebutkan bahwa tahapan yang tersisa hanyalah proses pengelompokan jemaah atau yang dikenal dengan istilah grouping atau pengkloteran calon haji. Proses ini penting untuk memastikan pembagian jemaah dalam kelompok terbang sesuai jadwal keberangkatan dan kesiapan layanan di Tanah Suci.

"Tahun ini penyelenggaraannya lebih cepat," jelas Dahnil.

"Sekitar 95 persen sudah beres persiapannya, tinggal grouping saja. Grouping itu artinya jemaah dikelompokkan dalam kloter-kloter," tambahnya.

Pemantauan Situasi dan Koordinasi Intensif

Dia menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah dan berkoordinasi dengan otoritas terkait demi menjamin keamanan dan kelancaran penyelenggaraan haji.

Read Entire Article
Relationship |