Volume Kendaraan yang Tinggalkan Jabodetabek Mulai Meningkat

1 week ago 13
Ilustrasi -- Arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. ANTARA/HO - Jasa Marga

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Sepekan menjelang perayaan Idulfitri 2025, arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek mulai mencatatkan volume kenaikan.

Hal tersebut berdasarkan data PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dia mencatat sebanyak 325.073 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 sampai dengan H-9 Lebaran yang jatuh pada periode Jumat-Sabtu, 21-22 Maret 2025.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana menjelaskan total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 29,4 persen atau 251.232 kendaraan.

"Jika dibanding dengan periode libur Idul Fitri 2024 atau naik 0,3 persen atau 324.217 kendaraan, jika dibandingkan dengan lalin normal," kata Lisye dalam keterangannya, Minggu (23/3).

Dia membeberkan, lonjakan kendaraan tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama. Meliputi, GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak).

Adapun untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 146.711 kendaraan atau 45,1 persen menuju arah Trans Jawa dan Bandung. "Lalu, 102.016 kendaraan atau 31,4 persen menuju arah Merak, dan 76.346 kendaraan atau 23,5 persen menuju arah puncak," rinci Lisye.

Lebih lanjut, Lisye mengingatkan kembali kepada masyarakat yang memiliki kelonggaran waktu dapat menggeser perjalanan sekaligus memanfaatkan program diskon tarif 20 persen yang diterapkan pada ruas tol Jasa Marga Group dan Non Jasa Marga Group. Tepatnya di Tol Cikopo-Palimanan, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang yang diberlakukan mulai Senin, 24 Maret 2025 pukul 05.00 WIB s.d. Rabu, 26 Maret 2025 pukul 05.00 WIB.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |