Said Didu Sindir Keras Pensiunan Jenderal: Banyak Jadi ‘Kacung Oligarki’

9 hours ago 3
Muhammad Said Didu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, melontarkan kritik pedas terkait kondisi elite militer yang telah pensiun. 

Melalui pernyataannya di media sosial, Said menyebut bahwa tidak sedikit pensiunan jenderal justru menjadi "kacung oligarki" dan ikut merusak tatanan negara.

“Negara hancur karena tidak sedikit pensiunan jenderal jadi kacung oligarki yang merampok negara,” tulis Said dalam unggahannya.

Pernyataan kontroversial ini muncul di tengah perbincangan hangat soal etika dalam menyampaikan kritik terhadap pemerintah. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menekankan pentingnya menjaga sopan santun dalam berpendapat.

“Demokrasi itu betul, tapi jangan demokrasi itu jadi merusak budaya sopan santun kita berbicara, berbahasa,” kata Luhut usai bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo di Solo, Senin, 31 Maret 2025.

Luhut juga menambahkan bahwa budaya demokrasi seharusnya tetap menghargai para tokoh yang telah berjasa bagi negeri.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, justru mengkritisi pernyataan Luhut. Ia menilai bahwa kritik adalah bagian dari cinta rakyat terhadap bangsa, bukan bentuk perusakan.

“Yang bikin negara hancur itu koruptor dan pejabat publik yang tak bekerja untuk rakyat,” tulis Adi melalui akun X miliknya.

Adi juga menantang Luhut untuk memberikan contoh bagaimana cara menyampaikan kritik yang dianggap sopan dan beretika.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |