Puncak Arus Mudik di Tol Makassar Diprediksi 18 Maret, Diperkirakan Terjadi Lonjakan 118.906 Kendaraan

1 day ago 3
Jumpa pers pengelola jalan tol Makassar (Foto: Arya/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Puncak arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di jalan tol diperkirakan terjadi 18 Maret 2026. Meski diproyeksikan mulai tumbuh di H-7 lebaran.

Direktur Utama PT Makassar Metro Network (MMN), Ismail Malliungan mengatakan prediksi itu mencakup jalan tol yang dikelola PT MMN dan PT Makassar Airport Network (MAN). Pertumbuhan lalu lintas sekitar 6 persen selama H-7 hingga H+7 Lebaran 2026 dibandingkan kondisi normal harian.

“Kita ini (PT MMN dan PT MAN adalah satu kesatuan),” kata Ismail kepada jurnalis dalam jumpa pers di Makassar, Rabu (4/2/2026).

Lonjakan tersebut diperkirakan terjadi di seluruh ruas Jalan Tol Makassar, mencakup Seksi 1, 2, dan 3 yang dikelola MMN. Serta Seksi IV yang berada di bawah pengelolaan MAN.

Dia menjelaskan, pada dasarnya karakteristik jalan tol di Makassar berbeda dengan di kota lainnya. Terutama di Pulau Jawa.

Jelang lebaran, arus kendaraan dari luar kota cenderung masuk ke Makassar untuk berbelanja kebutuhan hari raya maupun mendukung distribusi logistik. Sementara itu, mendekati Hari Raya Idulfitri, kepadatan lalu lintas beralih menjadi arus keluar kota.

Berdasarkan proyeksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan volume kendaraan mencapai 118.906 unit per hari.

Adapun puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 28 Maret 2026 dengan jumlah 117.853 kendaraan per hari. Angka tersebut merupakan akumulasi dari seluruh ruas tol yang dikelola MMN dan MAN.

Untuk menjaga kelancaran di gerbang tol, pengelola menyiapkan Toll Lane Portable guna membuka lajur darurat (temporary lane) apabila terjadi kepadatan. Dari sisi operasional, petugas tambahan disiagakan selama periode Lebaran untuk memastikan layanan tetap optimal selama 24 jam.

Read Entire Article
Relationship |