JK Bilang Prabowo Tidak Banyak Bicara soal Iran, Jhon Sitorus: Sebuah Pertunjukan Nyali yang Ciut

10 hours ago 1
mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pegiat media sosial, Jhon Sitorus, bicara mengenai langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengundang sejumlah tokoh nasional ke Istana Kepresidenan di tengah memanasnya konflik Timur Tengah.

Dikatakan Jhon, pertemuan tersebut mendadak jadi perbincangan setelah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkap bahwa Prabowo tidak banyak memberikan komentar terkait konflik Iran yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Ia pun mempertanyakan tujuan pertemuan tersebut jika pada akhirnya tidak menghasilkan sikap tegas dari pemerintah.

Pertanyakan Tujuan Pertemuan di Istana

Jhon mengatakan, undangan kepada para mantan presiden, wakil presiden, hingga ketua umum partai politik seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk menunjukkan sikap yang jelas terhadap situasi global.

Namun, ia justru melihat tidak adanya keberanian pemerintah untuk menyampaikan posisi tegas terkait konflik yang sedang berlangsung.

“Jusuf Kalla (setelah pertemuan bilang) Prabowo gak banyak komentar soal Iran,” ujar Jhon kepada fajar.co.id, Kamis (5/3/2026).

“Lalu, untuk apa Presiden Prabowo ngundang mantan-mantan Presiden atau Wapres kalo pada akhirnya ga berani bersikap kepada AS-Israel?” sambungnya.

Sindir Nyali Pemerintah

Lebih jauh, Jhon menyindir sikap pemerintah yang dinilainya tidak tegas dalam merespons situasi geopolitik tersebut.

Ia bahkan menyebut kondisi itu sebagai pertunjukan keberanian yang justru terlihat melemah.

“Bukankah ini sebuah pertunjukan nyali yang ciut?," tukasnya.

Jhon juga membandingkan sikap pemerintah dengan tokoh lain yang dinilainya lebih berani menyampaikan sikap secara terbuka.

Read Entire Article
Relationship |