Bahlil Sebut RI Tempuh Diplomasi soal 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, Susno Duadji: Diplomasi dengan Siapa?

9 hours ago 3
Eks Kabareskrim Polri, Susno Duadji

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pemerintah RI bakal menempuh jalur diplomasi, untuk mengeluarkan dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang belum dapat melintasi Selat Hormuz. Imbas perang Iran-Israel dan Amerika Serikat (AS).

Hal ini menjadi sorotan. Eks Kabareskrim Polri, Susno Duadji menanyakan, siapa yang ingin diajak berdiplomasi.

“Dua Kapal RI terjebak di Selat Hormuz, RI tempuh jalur diplomasi, mau diplomasi dengan siapa?” kata Susno dikutip dari unggahannya di X, Jumat (6/3/2026).

Pasalnya, kata Susno, hingga hari ini, pemerintah RI belum menyatakan pernyataan resmi yang megutuk Israel dan AS. Bahkan ucapan duka juga tidak.

“Mengutuk Israel dan AS tidak, ucapan duka cita atas wafatnya Ali Khamenei juga tidak,” ujarnya.

Tempuh Diplomasi

Rencana jalur diplomasi ini sebelumnya diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

“Menyangkut dengan dua kapal yang dari Selat Hormuz yang sekarang lagi balik, tadi juga dibahas oleh Pertamina. Kita lagi upaya diplomasi agar ada cara yang lebih baik untuk mereka bisa dikeluarkan,” kata Bahlil kepada awak media, di Kantor Kementerian ESDM, dikutip Rabu (4/3/2026

Bahlil mengatakan, dua tanker tersebut pada akhirnya tak bisa dikeluarkan dari wilayah konflik tersebut, Kementerian ESDM sudah mencari alternatif minyak mentah lain untuk diimpor.

“Andaikan pun itu tidak dikeluarkan, kita sudah cari alternatif untuk mencari sumber krud dari yang lain dan sudah dapat. Jadi saya pikir itu tidak menjadi sesuatu yang itu problem tapi bukan sesuatu itu masalah yang sangat penting,” ungkap Bahlil

Read Entire Article
Relationship |