Aktivis NU Menyoroti Pernyataan Tessa Mahardika Terkait Penggeledahan Kantor Visi Law

1 week ago 13
Arsip - Febri Diansyah menjawab pertanyaan wartawan setibaya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/10/2023). Kedatangan Febri untuk memberikan pendampingan hukum kepada tersangka kasus dugaan korupsi di Kementan Syahrul Yasin Limpo yang dijemput paksa petugas KPK uguna menjalani pemeriksaan. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/Spt Arsip - Febri Diansyah menjawab pertanyaan wartawan setibaya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/10/2023). Kedatangan Febri untuk memberikan pendampingan hukum kepada tersangka kasus dugaan korupsi di Kementan Syahrul Yasin Limpo yang dijemput paksa petugas KPK uguna menjalani pemeriksaan. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/Spt

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Aktivis Nahdatul Ulama juga politikus partai demokrasi, Mohammad Guntur Romli menyoroti pernyataan Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika terkait penggeledahan Kantor Visi Law.

Sebelumnya, Tessa Mahardika menjawab tudingan dari tim hukum Hasto Kristiyanto, dengan menegaskan bahwa penggeladahan yang telah dilakukan di kantor Visi Law tidak berkaitan dengan Hasto.

Dengan pernyataan tegas tersebut, sehingga Mohammad Guntur Romli, menilai bahwa tindakan penggeladahan tersebut, memiliki sasaran utama yakni Penasehat Hukum (PH) Sekjen PDI Perjuangan, Febri Diansyah.

Asumsi ini dituliskan di akun pribadi milik @GunRomli melalui platform media sosial X.

"Menanggapi bantahan @KPK_RI: tp Kasatgas yang sama yg menggeledah kantor Visi Law juga yang sama mengkriminalisasi Mas Hasto, dan terus bertanya-tanya tentang Febri Diansyah. Maksudnya apa? Sasaran utama dari penggeledahan ini tampaknya Febri Diansyah yang jadi PH Sekjen PDI Perjuangan," tulis Mohammad Guntur, dilansir X Minggu, (23/3/2025).

Dengan asumsi yang diperkirakan kuat oleh Mohammad Guntur, menggiring masyarakat yang aktif dalam platform X, ikut menanggapi salah satunya mengarah kepada sistem penegakan hukum saat ini di Indonesia.

"Makin hari makin brutal dan telanjang. Penegakan hukum hanya digunakan buat menghukum dan membungkam lawan politik. Energi nya habis, padahal diluar sangat banyak yg nilainya sangat Hebat. Jadi institusi hukum cuma jadi alat politik represif. Kayak negara komuni," Tanggapan warganet.

Diketahui bahwa, Juru Bicara KPK Tessa Mahardika menanggapi tim kuasa hukum Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menuding penggeledahan di kantor pengacara Visi Law di Jakarta Selatan sebagai upaya untuk mengganggu mereka. Tessa menegaskan penggeledahan itu tak berkaitan dengan kasus Hasto.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |