Fimela.com, Jakarta Ketika merasakan jatuh cinta, baik itu saat bertemu dengan kekasih atau sekadar berpapasan dengan gebetan, ada sensasi yang unik. Tiba-tiba, jantung Anda berdegup kencang, telapak tangan menjadi berkeringat, dan Anda merasakan "kupu-kupu di perut". Apakah ini benar adanya?
Selanjutnya, Anda mungkin mulai merenungkan pertanyaan ini: Mengapa bisa terjadi seperti ini? Tidak hanya membuat Anda merasa gugup, melihat mereka juga dapat membawa kebahagiaan dan memperbaiki suasana hati Anda.
Namun, pernahkah Anda berpikir tentang apa yang terjadi di dalam otak ketika Anda menyukai seseorang? Apakah Anda merasakan deg-degan atau bahkan sangat bahagia?
Menurut informasi yang dilansir Merdeka.com dari Psych2go pada Selasa(11/2/2025), ada penjelasan mengapa melihat seseorang yang Anda sukai dapat memengaruhi fungsi otak Anda. Berikut adalah penjelasannya.
Bali menjadi tempat favorit berwisata dan menghabiskan waktu bersama pasangan. Tak jarang momen-momen bersama tersebut dimanfaatkan untuk menciptakan momen romantis. Seperti aksi melamar di pertunjukan tari kecak di Uluwatu, Bali yang viral baru-baru...
1. Sangat Terikat pada Cinta
Anda mungkin mendapati diri Anda melamun tentang orang yang Anda sukai. Apakah Anda merasa bingung mengapa sangat sulit untuk melupakan mereka? Pada saat-saat awal sebuah hubungan, seperti saat kencan pertama, perasaan ketertarikan bisa sangat kuat. Oleh karena itu, tidak heran jika pikiran tentang mereka terus menghantui Anda.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh psikiater D. Marazziti di University of Pisa menunjukkan bahwa kadar neurotransmitter serotonin pada orang yang merasakan ketertarikan romantis ternyata sangat rendah, sama seperti pada mereka yang mengalami Obsessive Compulsive Disorder (OCD).
"Pada orang dengan OCD, memblokir penyerapan kembali serotonin telah terbukti menjadi pengobatan yang efektif, yang mungkin menyiratkan bahwa kadar serotonin yang tinggi dikaitkan dengan kecenderungan seperti OCD," kata Dr. Julia Ravey. Meskipun demikian, jelas bahwa tidak semudah itu untuk menghentikan pikiran tentang orang yang Anda sukai. Anda setuju, bukan?
2. Tertutup oleh Cinta
Ketika jatuh cinta, Anda cenderung mengidealkan orang yang Anda sukai dan mengabaikan tanda-tanda peringatan. Otak, khususnya prefrontal cortex dan amigdala, mengalami penonaktifan, yang mempengaruhi kemampuan berpikir kritis.
Kehadiran orang yang Anda kagumi dapat meningkatkan ingatan Anda karena pelepasan norepinephrine, yang memperkuat ingatan akan rangsangan baru. Momen emosional singkat, seperti kencan atau pelukan, tersimpan jelas dalam memori berkat aliran dopamin, membuat Anda mudah mengingat momen-momen intim tersebut.
3. Merasa Terikat dan Muncul Rasa Cemburu
Keterikatan adalah elemen penting yang mendorong hubungan jangka panjang, baik dengan teman maupun keluarga. Apakah Anda sering membayangkan masa depan yang lebih serius dengan orang yang Anda sukai, seperti berbagi tempat tinggal, menikah, atau bahkan memiliki anak?
Jika demikian, Anda mungkin sedang merasakan keterikatan. Ketika keterikatan ini terjadi, otak kita mengeluarkan oksitosin dari hipotalamus. Menurut psikolog Dr. Melanie Greenberg, "oksitosin adalah hormon yang menciptakan keinginan untuk terikat dan memelihara pasanganmu."
Hormon ini juga muncul selama momen-momen intim seperti orgasme, proses melahirkan, dan menyusui, yang semuanya berkontribusi pada kedekatan antarindividu. Namun, di balik manfaatnya, oksitosin juga memiliki dampak negatif, termasuk memicu perilaku ketergantungan dan kecemburuan.
Jadi, jika Anda merasa cemburu saat melihat orang yang Anda sukai berinteraksi dengan orang lain, itu bisa jadi disebabkan oleh pengaruh oksitosin. Keterikatan yang kuat ini dapat membuat kita merasa lebih dekat, tetapi juga bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk memahami dinamika keterikatan ini agar dapat menjalin hubungan yang sehat dan seimbang.
4. Cinta Membuat Merasa Gugup
Ketika Anda melihat gebetan secara tiba-tiba, sering kali perasaan yang tidak menentu muncul kembali di perut Anda. Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah ini reaksi melawan atau justru ingin lari? Hal ini bisa disebabkan oleh hormon adrenalin yang dihasilkan tubuh. Menurut psikoterapis Jessica Baum, "Saat Anda melihat sesuatu yang membuatmu tertarik, otakmu mengaktifkan kelenjar adrenal dari hipotalamus untuk menghasilkan adrenalin."
Hormon ini memicu sejumlah reaksi fisik, seperti peningkatan detak jantung, rasa gugup, pupil yang melebar, dan keringat yang bercucuran. Selain itu, adrenalin juga berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah, yang pada gilirannya meningkatkan aliran oksigen dalam darah Anda. Akibatnya, pipi Anda bisa menjadi kemerahan, dan ini menjelaskan mengapa Anda dapat tersipu saat berhadapan dengan orang yang Anda sukai.
Perasaan yang kuat ini biasanya muncul pada masa-masa awal jatuh cinta. Namun, penting untuk diingat bahwa sensasi ini tidak akan bertahan lama. Lonjakan adrenalin bisa mengaburkan penilaian Anda, sehingga sangat penting untuk menjaga harga diri dan tidak menghabiskan semua perhatian hanya untuk gebetan Anda.
5. Anda Mengalami Kecanduan Cinta
Dopamin adalah senyawa kimia yang menciptakan perasaan bahagia di otak ketika Anda memikirkan gebetan, memberikan sensasi hangat dan gembira.
Ketertarikan pertama kali muncul di ventral tegmental area atau VTA, di mana dopamin dilepaskan saat merasakan kebahagiaan yang berkaitan dengan gebetan.
Pada saat munculnya ketertarikan, otak Anda mulai mengenali perasaan suka dan melepaskan zat kimia yang menciptakan kebahagiaan, yang membuat Anda ingin mendekatinya.
Menurut Natalie Mica, seorang konselor profesional berlisensi, otak kita secara alami terprogram untuk mencari perasaan euforia ini, sehingga kita cenderung ingin lebih sering memikirkan dan berada di dekat orang yang kita sukai.
Apakah Anda termasuk orang yang selalu terpesona oleh seseorang? Pelepasan dopamin mungkin menjadi penyebab mengapa perasaan suka terasa begitu menggembirakan dan bahkan membuat ketagihan.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.