Viral Joget Untung Rp6 Juta dari MBG, Gus Hilmi: Katanya Relawan, Kok Orientasinya Cuan?

8 hours ago 5
Potongan video yang kini viral.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), Gus Hilmi Firdausi, turut bicara atas viralnya pria asal Batujajar, Hendrik Irawan, yang mengaku meraup keuntungan hingga Rp6 juta per hari dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut memicu polemik di media sosial, terlebih setelah yang bersangkutan juga melaporkan pihak yang menghujatnya usai video berjogetnya dianggap menghina penerima manfaat.

Dikatakan Gus Hilmi, sikap tersebut justru memperlihatkan persoalan dalam tata kelola program MBG.

Terutama terkait keuntungan mitra dibanding manfaat yang diterima masyarakat.

Keuntungan Rp6 Juta Per Hari bagi Mitra

Gus Hilmi menyinggung ekspresi bangga yang ditunjukkan Hendrik atas keuntungan yang diperoleh dari program tersebut.

Ia mengatakan bahwa kondisi itu kontras dengan manfaat yang diterima masyarakat.

“Pria tukang joget itu terlihat senang dan bangga sekali untung Rp6 juta per hari dari program MBG,” ujar Gus Hilmi dikutip fajar.co.id pada Selasa (23/3/2026).

Lanjut dia, angka tersebut menjadi perhatian karena penerima manfaat justru hanya memperoleh nilai makanan yang relatif kecil.

“Sedang penerima manfaat hanya dapat Rp10 ribu itupun kadang-kadang tidak sampai senilai itu,” sesalnya.

Bandingkan dengan Manfaat untuk Penerima

Pendakwah yang dikenal kritis terhadap kebijakan pemerintah ini kemudian mengajak publik membayangkan jika keuntungan mitra tersebut dialihkan untuk penerima manfaat. Ia meyakini kualitas makanan bisa jauh lebih baik.

“Bayangkan kalau untung Rp6 juta perhari itu dihilangkan, dan semuanya diberikan kepada penerima manfaat. Pasti makanan yang disajikan akan lebih proper,” tegasnya.

Read Entire Article
Relationship |