Sekolah Online Mulai April 2026, Ini Penjelasannya Pemerintah

9 hours ago 5

FAJAR.CO.ID - Pemerintah Indonesia mengumumkan rencana mengaktifkan kembali sekolah daring mulai April 2026 sebagai langkah strategis untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) nasional di tengah lonjakan harga energi akibat konflik global.

Kebijakan ini bukan karena pandemi, melainkan sebagai upaya menekan konsumsi BBM yang membebani anggaran negara.

Langkah Efisiensi Energi dan Dampak Konflik Global

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan bahwa pemerintah sedang menyusun langkah efisiensi secara terukur dan berbasis data, termasuk kemungkinan pembelajaran daring.

"Langkah efisiensi harus disusun secara terukur dan berbasis data, termasuk kemungkinan pembelajaran daring," katanya dalam keterangan resmi.

Lonjakan harga minyak dunia yang dipicu oleh konflik geopolitik memaksa pemerintah untuk mengurangi mobilitas masyarakat secara besar-besaran. Sektor pendidikan menjadi salah satu yang paling cepat bisa diintervensi untuk menghemat BBM.

Skema Sekolah Daring yang Berbeda dari Sebelumnya

Meski terkesan mirip dengan masa pandemi, pemerintah memastikan skema sekolah online kali ini tidak berlaku 100 persen. Aktivitas praktikum dan kegiatan penting di sekolah tetap berjalan secara tatap muka, sementara pembelajaran teori dan aktivitas non-esensial dialihkan ke daring.

Pratikno menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga kualitas pendidikan meski harus menekan konsumsi energi.

"Kita harus menjaga keseimbangan antara efisiensi energi dan kualitas pembelajaran," jelasnya.

Strategi Lebih Luas: ASN dan Digitalisasi Layanan Publik

Kebijakan sekolah daring merupakan bagian dari strategi besar pemerintah yang juga mencakup pemberlakuan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pembatasan perjalanan dinas, serta percepatan digitalisasi layanan publik.

Read Entire Article
Relationship |