Said Didu Tuding ‘Geng Solo’ Biang Kerok di Balik Serangan ke JK, Dian Sandi PSI: Dikit-dikit Solo, Hormati Dong

7 hours ago 3
Said Didu dan Dian Sandi Utama

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Polemik terkait narasi yang menyudutkan mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla terus bergulir.

Kali ini, mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu, ikut angkat bicara dan menyinggung adanya dugaan gerakan sistematis di balik framing tersebut.

Pernyataan itu kemudian mendapat respons dari Juru Bicara PSI, Dian Sandi Utama.

Dikatakan Said Didu, munculnya framing negatif terhadap Jusuf Kalla tidak terjadi secara kebetulan. Ia menduga ada pihak tertentu yang memainkan peran di baliknya.

“Setelah Pak JK melaporkan Rismon dan minta Jokowi tunjukkan ijazah asli untuk menghentikan kegaduhan, terjadi gerakan sistimatis memojokkan Pak JK,” ujar Said Didu dikutip fajar.co.id, Selasa (14/4/2026).

Ia bahkan menyebut dugaan sumber gerakan tersebut setelah melakukan penelusuran.
“Setelah ditelusuri diduga sangat keras, gerakan tersebut bersumber dari Geng Solo,” tambahnya.

Baginya, masyarakat kini semakin memahami situasi yang terjadi dan tidak akan tinggal diam. “Publik makin paham dan tidak akan diam,” tandasnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Juru Bicara PSI, Dian Sandi Utama, geram dengan memberikan tanggapan dengan nada menohok.

Ia menegaskan, penyebutan 'Solo' dalam berbagai isu kerap dilakukan secara berlebihan.
“Dikit-dikit Solo. Tempe jatuh pun Solo!,” sesal Dian.

Dian juga mengingatkan agar setiap pihak menghormati pandangan organisasi lain dan tidak memperkeruh suasana. “Hormati dong pandangan organisasi orang lain,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa langkah melaporkan persoalan ke aparat penegak hukum merupakan pilihan yang lebih tepat. “Melapor ke APH itu pilihan tepat daripada ribut-ribut di bawah,” kuncinya.

Read Entire Article
Relationship |