Rocky Gerung: Publik Percaya yang Diucapkan Menteri Siapa pun dari Dalam Istana?

4 hours ago 1
Rocky Gerung

FAJAR.CO.ID - Nilai tukar rupiah yang menembus angka Rp17.000 per dolar AS memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar dan pengamat ekonomi.

Dalam situasi ini, pengamat politik Rocky Gerung memberikan kritik tajam terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pemerintah yang dianggap terlalu optimistis dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang sedang berlangsung.

Rocky menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya perlu menyampaikan optimisme kepada publik, tetapi juga harus menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan skenario terburuk yang dapat terjadi akibat gejolak ekonomi global.

"Kita harus bersiap untuk yang terburuk. Bersiap yang terburuk artinya memanfaatkan apa yang tersisa untuk dimaksimalkan," katanya dalam pernyataannya.

Optimisme Pemerintah Dinilai Tidak Sepenuhnya Mewakili Realitas

Rocky menyoroti bahwa narasi optimisme yang kerap disampaikan pemerintah terkait kondisi ekonomi Indonesia tidak sepenuhnya mencerminkan situasi nyata yang dialami masyarakat. Ia menjelaskan bahwa indikator makroekonomi yang dipaparkan memang menunjukkan stabilitas di atas kertas, namun angka-angka tersebut belum tentu menggambarkan tekanan ekonomi yang dirasakan oleh kelompok masyarakat tertentu.

"Angka statistik sering kali hanya agregasi data. Itu tidak selalu menggambarkan kondisi nyata masyarakat," jelasnya.

Oleh karena itu, Rocky mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam menyampaikan informasi kondisi ekonomi agar tidak menimbulkan kesan bahwa situasi ekonomi sepenuhnya aman, sementara kenyataannya bisa berbeda.

Tekanan Rupiah Dipicu Ketidakpastian Global dan Harga Energi

Pelemahan rupiah terhadap dolar AS tidak lepas dari sejumlah faktor global yang memberikan tekanan pada mata uang negara berkembang seperti Indonesia. Salah satunya adalah meningkatnya ketegangan geopolitik di berbagai kawasan dunia yang mendorong investor global beralih ke aset safe haven seperti dolar AS.

Read Entire Article
Relationship |