Rekrutmen ASN 2026 Fokus pada Guru dan Tenaga Kesehatan, Pemerintah Terapkan Prinsip Zero Growth

4 hours ago 1

FAJAR.CO.ID - Pemerintah menegaskan bahwa pada tahun anggaran 2026, rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) akan menerapkan prinsip zero growth, yang berarti jumlah ASN secara umum tidak akan bertambah signifikan kecuali untuk sektor prioritas tertentu.

Kebijakan ini bertujuan memastikan pelayanan publik tetap optimal di tengah penataan birokrasi, dengan fokus khusus pada bidang pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Hal ini diatur dalam surat Menteri PAN-RB Rini Widyantini mengenai kebutuhan ASN tahun 2026.

Prioritas Rekrutmen ASN pada Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Surat tersebut menjelaskan bahwa pengecualian diberikan untuk pemenuhan ASN di bidang pelayanan dasar, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. Kebijakan ini diambil agar layanan publik yang sangat dibutuhkan masyarakat tetap berjalan dengan baik meski jumlah ASN secara keseluruhan tidak bertambah banyak.

Pemerintah juga menginstruksikan setiap instansi agar mempertimbangkan beberapa faktor penting sebelum mengajukan formasi ASN baru. Faktor tersebut meliputi kebutuhan pegawai yang mendukung program prioritas nasional, peta jabatan yang sudah ditetapkan oleh pejabat pembina kepegawaian, serta jumlah ASN yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2026.

Persiapan Seleksi CPNS dan PPPK 2026

Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif Fakhrulloh, menegaskan kesiapan pihaknya untuk melaksanakan proses seleksi ASN setelah pemerintah menetapkan formasi yang dibutuhkan.

"Kami siap melaksanakan proses seleksi ASN jika pemerintah telah menetapkan formasi," jelas Zudan Arif Fakhrulloh.

Lebih lanjut, proses pengajuan kebutuhan ASN oleh instansi pemerintah menjadi tahap penting sebelum pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2026.

Read Entire Article
Relationship |