PT SCI Sulsel Ekspansi Besar-Besaran, Limbah B3 hingga Wisata Jadi Andalan Baru

12 hours ago 3

Fajar.co.id – PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) (PT SCI) terus menunjukkan perannya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di bawah kepemimpinan Asradi, SE., MH., perusahaan ini активно melakukan ekspansi dan inovasi bisnis di berbagai sektor potensial, mulai dari pengelolaan limbah medis hingga pengembangan wisata dan perikanan.

Salah satu langkah signifikan terbaru PT SCI adalah menjalin kerja sama di sektor transporter pengangkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) medis.

Asradi menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan bisnis perusahaan.

“Alhamdulillah kami telah bekerja sama dalam area bisnis transporter pengangkutan limbah B3 medis. Cakupannya bukan hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga di seluruh Indonesia,” ujar Asradi, Kamis (9/4/2026).

Dalam proyek ini, PT SCI menggandeng mitra strategis, yakni PT Satria Buana Cemerlang.

Pengangkutan limbah B3 medis sendiri merupakan proses vital dalam sistem kesehatan, karena melibatkan pemindahan limbah berbahaya dari fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas menuju lokasi pengolahan akhir.

Proses ini diatur ketat oleh regulasi guna mencegah pencemaran lingkungan serta penyebaran penyakit akibat limbah infeksius.

Diversifikasi Usaha: Wisata dan Perikanan

Tidak berhenti di sektor limbah, PT SCI juga melakukan diversifikasi usaha guna memperkuat kontribusi terhadap PAD Sulawesi Selatan.

Perusahaan kini mengembangkan unit usaha baru di sektor wisata dan perikanan melalui proyek bertajuk Destinasi Wisata Andalan SCI yang berlokasi di Palopo.

“Kami terus berinovasi dan mengembangkan usaha lainnya. Pengembangan usaha baru yakni kolam pemancingan, warung kopi, dan rumah makan dengan nama Destinasi Wisata Andalan SCI,” jelas Asradi.

Langkah ini dinilai strategis karena menggabungkan sektor rekreasi, kuliner, dan ekonomi lokal dalam satu kawasan terpadu.

Read Entire Article
Relationship |