Presiden Mahasiswa UIN Alauddin: Koperasi Merah Putih Diduga Jadi Ladang Korupsi

5 hours ago 1
Presiden Mahasiswa BEM UIN Alauddin Makassar, Muh. Zulhamdi Suhafid dalam sebuah aksi

FAJAR.CO.ID, MAKASSR -- Presiden Mahasiswa BEM UIN Alauddin Makassar, Muh. Zulhamdi Suhafid, menyoroti dugaan praktik penyimpangan anggaran dalam pelaksanaan program Koperasi Merah Putih.

Ia menilai program strategis yang seharusnya menjadi instrumen penguatan ekonomi kerakyatan justru berpotensi dicederai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Zulhamdi, program Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional yang selaras dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian ekonomi rakyat. Namun dalam pelaksanaannya di lapangan, muncul sejumlah indikasi yang memunculkan kekhawatiran publik terkait transparansi pengelolaan anggaran.

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan beberapa temuan yang mencuat dalam pembahasan di DPR RI, Komisi VI serta DPRD Sulsel, terdapat dugaan adanya penyimpangan anggaran dalam proyek Koperasi Merah Putih. Temuan tersebut memicu pertanyaan serius mengenai akuntabilitas distribusi dana program tersebut di tingkat daerah.

Selain itu, Zulhamdi juga menyampaikan bahwa berdasarkan diskusi yang pernah ia lakukan dengan sejumlah kepala desa serta beberapa anggota legislatif daerah, terdapat indikasi ketidaksesuaian antara anggaran yang dialokasikan dengan dana yang benar-benar diterima oleh masyarakat di daerah.

“Dalam beberapa diskusi yang saya lakukan dengan kepala desa dan sejumlah anggota legislatif, muncul informasi bahwa anggaran Koperasi Merah Putih yang seharusnya sebesar Rp1,6 miliar diduga tidak sepenuhnya sampai ke daerah. Dana yang diterima di tingkat desa hanya berkisar Rp700 hingga Rp900 juta. Jika dugaan ini benar, maka ini adalah persoalan serius yang harus segera diusut secara transparan,” ujar Zulhamdi.

Read Entire Article
Relationship |