
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Managing Director Spike Air Dome Ryan Adrian menyampaikan bahwa kehadiran festival PIK 2 Ramadan Under The Dome menjadi ruang yang inklusif bagi semua kalangan dan keberagaman.
“PIK 2 merupakan daerah hunian yang sangat inklusif. Semua keragaman ada di sini, mulai dari budaya, agama, hingga berbagai etnis,” ujar Ryan.
Ryan menjelaskan, penyelenggaraan PIK 2 Ramadan Under The Dome bertujuan untuk menunjukkan keterbukaan PIK 2 terhadap berbagai kegiatan, termasuk acara keagamaan.
“Tujuannya adalah membuka diri terhadap semua kegiatan yang ada di PIK 2. Kebetulan ini bulan Ramadan, jadi kami mengadakan acara ini. Harapannya, ini bisa membuka pintu bagi masyarakat luas, khususnya warga di sekitar sini,” tambahnya.
Ryan menegaskan bahwa PIK 2 Ramadan Under The Dome akan menjadi acara tahunan di PIK 2, dengan tahun ini sebagai langkah awal.
“Ini adalah tahun pertama kami mengadakan acara ini. Semoga sukses dan dapat terus berlanjut. Harapannya, acara ini bisa menjadi tradisi tahunan di PIK 2,” katanya.
Festival Ramadan Under The Dome di PIK 2 sukses menunjukkan bahwa kawasan ini adalah ruang inklusif bagi seluruh kalangan dan keberagaman.
Acara yang berlangsung dari 21 hingga 23 Maret 2025 ini mengundang antusiasme masyarakat dari berbagai latar belakang.
Animo pengunjung pada hari pertama terbilang sangat positif. Ryan menyebutkan bahwa penjualan tiket online yang dibuka sejak tiga minggu lalu sudah mencapai sekitar 1.600 tiket.
Lebih dari sekadar akses masuk, tiket yang dibeli juga dapat ditukarkan dengan paket berbuka puasa. (Pram/Fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: