Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiram Air Keras, Tere Liye: Negara Lain Sibuk Kembangkan Teknologi Canggih, Ini Malah Menyerang Rakyat Sendiri

4 hours ago 3
Oknum BAIS TNI pelaku penyiram air keras terekam kamera CCTV.

Fajar.co.id, Jakarta -- Penulis kondang Tere Liye melontarkan kecaman keras terhadap aksi penyiraman air keras yang diduga melibatkan oknum aparat.

Ia menyebut tindakan tersebut sebagai perbuatan “sangat rendah” dan tidak mencerminkan nilai kemanusiaan, apalagi jika dilakukan oleh pihak yang seharusnya melindungi masyarakat.

Dalam pernyataannya, Tere Liye menyoroti cara serangan yang dilakukan secara diam-diam.

Menurutnya, tindakan menyiram air keras menunjukkan niat untuk melukai korban secara permanen, bukan sekadar melumpuhkan.

“Ini bukan tindakan berani. Justru pengecut sepengecut-pengecutnya,” tegas Tere Liye melalui akun media sosialnya, dikutip Kamis (19/3/2026).

Ia juga menyayangkan bahwa para pelaku yang jadi tesangka penyiraman ke aktivis KontraS adalah empat anggota dari BAIS TNI.

Tere Liye mempertanyakan bagaimana institusi strategis seperti badan intelijen bisa dikaitkan dengan aksi kekerasan terhadap warga sipil, terlebih jika dilatarbelakangi perbedaan pendapat.

“Di negara lain, aparat sibuk mengembangkan teknologi canggih. Tapi ini justru menyerang rakyat sendiri hanya karena tidak sepakat,” ujarnya.

Alumni Universitas Indonesia itu menekankan bahwa perbedaan pandangan seharusnya diselesaikan melalui diskusi terbuka, bukan dengan kekerasan.

Lebih lanjut, Tere Liye mendesak agar kasus ini diusut hingga tuntas, termasuk mengungkap dalang di balik aksi tersebut. Ia menilai penanganan kasus tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan semata.

Di sisi lain, ia turut mengapresiasi keberadaan kamera pengawas atau CCTV di lokasi kejadian. Menurutnya, rekaman tersebut menjadi bukti penting yang mencegah kasus ini hilang begitu saja.

Read Entire Article
Relationship |