Natalius Pigai dan Zainal Arifin Mochtar (Kolase foto)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Adu pernyataan antara Menteri HAM, Natalius Pigai, dan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus Pakar Hukum Tata Negara, Prof Zainal Arifin Mochtar, kian memanas di ruang publik.
Polemik ini bermula dari singgungan Uceng, sapaan Prof Zainal yang menanggapi klaim Pigai telah memahami HAM sejak usia lima tahun.
Hingga pada akhirnya Pigai menyebut Uceng sebagai profesor yang hanya “dibesar-besarkan”
Respons Tenang Prof Zainal
Alih-alih membalas dengan nada tinggi, Uceng memilih merespons secara santai namun menyiratkan sindiran halus.
Ia bahkan menyatakan ingin belajar langsung soal hak asasi manusia (HAM) dari Pigai.
“Pak Natalius Pigai, saya setuju dengan bapak, seringkali profesor itu dibesar-besarkan saja," ujar Uceng dikutip fajar.co.id melalui cuitannya di X (27/2/2026).
"Saya izin mau belajar memahami HAM dari bapak,” tambah dia.
Tidak berhenti di situ, ia juga mengajak Pigai berdiskusi dan berdebat secara terbuka mengenai berbagai kasus HAM di Indonesia.
“Saya mau diskusi dan debatkan satu persatu kasus HAM di indonesia yang katanya bapak udah amat pahami itu. Sebut saja kapan dan dimana saya bisa belajar,” lanjutnya.
Pigai Usul Disiarkan Live di TV Nasional
Tantangan tersebut langsung disambut Pigai. Ia menyatakan kesiapannya untuk berdebat secara terbuka dan ilmiah, bahkan mengusulkan agar forum itu digelar di televisi nasional dan disiarkan langsung.
“Saya setuju di TV Nasional dan Live. Anda yang undang maka saya minta anda yang siapkan," balas Pigai.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4949345/original/036688600_1726886704-upset-asian-couple-sit-couch-living-room.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454056/original/015229200_1766547906-Depositphotos_782894422_XL.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5328749/original/063853200_1756266193-Depositphotos_557968310_XL.jpg)