Menhan Soroti Penyelundupan Timah hingga Tata Kelola Sawit, Said Didu: Saatnya Kembalikan Kedaulatan

3 days ago 7
Said Didu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti penyelundupan timah hingga tata kelola sawit. Itu ditanggapi eks Sekretaris Badan Usaha Milik Negara Muhammad Said Didu.

“Saatnya kembalikan kedaulatan ekonomi yang telah dirampok oleh oligarki kepada rakyat,” kata Didu dikutip dari unggahannya di X, Kamis (27/11/2025).

Dia berharap kepada Menhan agar negara menegakkan kekuasaannya.

“Pak Menhan @sjafriesjams yth, tegakkan kekuasaan negara dalam pengelolaan sumber daya alam,” ujar Didu.

Adapun pernyataan Sjafrie itu diungkapkan melalui unggahannya di X. Dia mengunggah dokumentasi saat menghadiri kegiatan Leaders’ Strategic Forum.

“aya menegaskan bahwa stabilitas pertahanan dan stabilitas ekonom nasional adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan (Selasa, 25 November 2025),” tulis Sjafrie.

“Persoalan sistemik di sektor strategis, mulai dari penyelundupan timah hingga tata kelola sawit, telah menimbulkan kerugian besar bagi negara,” tambahnya.

Baginya, potensi kebocoran pada sektor itu bukan sekadar persoalan ekonomi. Tapi terkait kedaulatan RI.

“Potensi kebocoran pendapatan bukan sekadar masalah ekonomi semata, tetapi juga menjadi ancaman nyata terhadap kedaulatan NKRI,” terangnya.

Baginya, ketahanan ekonomi hanya dapat diwujudkan melalui pembenahan sistem secara menyeluruh, penguatan kemandirian industri pertahanan nasional, serta kesiapan menghadapi tantangan keamanan global.

“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat nasionalisme dan patriotisme serta membangun National Safety Belt sebagai fondasi menuju Indonesia yang berdaulat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |