Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri sesi roundtable pada Business Summit yang digelar di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu, 18 Februari 2026. (Foto: BPMI Setpres)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai angka 8 persen melalui sejumlah program strategis, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan satu juta rumah rakyat.
Program MBG dan Dampaknya pada Tenaga Kerja
Prabowo menjelaskan bahwa program MBG memiliki dampak signifikan dalam menyerap tenaga kerja secara besar-besaran. Dengan pembangunan sekitar 30 ribu dapur MBG di seluruh Indonesia, setiap dapur diperkirakan akan mempekerjakan sekitar 50 orang.
"Itu sudah 1,5 juta (penciptaan lapangan kerja)," katanya saat memberikan keterangan pada Senin (23/3/2026).
Lebih lanjut, Prabowo menambahkan bahwa program tersebut juga menggerakkan rantai pasok bahan pangan yang diproyeksikan mampu menyerap tambahan hingga 1,5 juta tenaga kerja dari berbagai vendor dan pemasok.
Pengembangan Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih
Selain MBG, pemerintah juga mengandalkan program Koperasi Desa Merah Putih yang ditargetkan mencapai 80 ribu unit di seluruh Indonesia. Setiap koperasi diperkirakan melibatkan sekitar 18 pekerja, sehingga program ini berpotensi menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi desa.
Di sektor kelautan, pemerintah mengembangkan Kampung Nelayan Merah Putih dengan target pembangunan hingga 1.100 kampung nelayan pada 2026. Program ini difokuskan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
"Kita bikin pilot project di Biak, penghasilannya nelayan itu naik rata-rata 60 persen sampai 80 persen," jelas Prabowo.
Pembangunan Rumah Rakyat sebagai Kontributor Utama Lapangan Kerja
Prabowo menekankan bahwa pembangunan satu juta rumah rakyat menjadi salah satu kontributor terbesar dalam penciptaan lapangan kerja. Setiap unit rumah diperkirakan melibatkan lima tenaga kerja, sehingga totalnya dapat menyerap hingga 5 juta pekerja.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454056/original/015229200_1766547906-Depositphotos_782894422_XL.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4949345/original/036688600_1726886704-upset-asian-couple-sit-couch-living-room.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5078834/original/053198600_1736145412-Snapinsta.app_472764086_594485743344386_219401360653937722_n_1080.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3392961/original/042124400_1614844906-violence-against-women-4209778_1280.jpg)
