Joget dan Pamerkan Keuntungan Rp6 Juta per-Hari dari MBG, Berujung Klarifikasi dan Pemintaan Maaf

5 hours ago 1
Ilustrasi tarian MBG - X

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung yang viral, Hendrik Irawan buka suara.

Hendrik Irawan sebelumnya sempat viral karena aksinya memamerkan pendapatan Rp6 juta per hari dengan berjoget dari program makan bergizi gratis (MBG).

Setelah video itu viral, ini kemudian berbuntut panjang hingga penutupan sementara SPPG Hendrik yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Setelah berkepanjangannya masalah ini, barulah Hendrik berani buka suara soal aksinya itu ke publik.

Klarifikasi dan Minta Maaf

Dikutip dari akun TikTok Hendrik Irawan MBG, pemilik akun meminta maaf kepada masyarakat atas jogetnya tersebut.

Ia memberikan penjelasan bahwa SPPG yang dikelolanya saat ini dalam status diberhentikan sementara.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, perkenalkan saya Hendrik dari SPPG Pangauban. Saya memohon maaf kepada netizen yang terus menghujat saya, walaupun saya sudah klarifikasi. Izin saya diberhentikan oleh Ibu Nanik Selaku wakil Badan Gizi Nasional. Mungkin netizen merasa puas. tidak apa-apa Yang penting, saya sudah meminta maaf berapa kali kepada netizen," kata Hendrik.

Tidak Ada Niatan Melecehkan Program MBG

Terkait hal ini, Hendrik kemudian tegas mengatakan dirinya sama sekali tidak punya niatan untuk melecehkan program MBG dari Presiden Prabowo Subianto.

Dia pun mempersilakan netizen untuk mencaci maki atas viralnya video joget-joget dirinya.

"Tapi perlu Anda ketahui, dengan hujatan Anda, dengan cacian makian Anda SPPG kami akhirnya ditutup oleh Ibu Nanik selaku dari Badan Gizi Nasional. Dan saya pun berterima kasih kepada Bapak Doni Sitorus selaku pengawas BGN,” tuturnya.

Read Entire Article
Relationship |