Hendrik Irawan Minta Maaf tapi Salahkan Netizen Usai Dapurnya Ditutup BGN, Chusnul Chotimah: Ini Orang Gak Kapok

5 hours ago 1
Pegiat Media Sosial, Chusnul Chotimah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah, membalas pernyataan mitra MBG asal Batujajar, Hendrik Irawan, yang menyalahkan netizen setelah dapur SPPG miliknya dihentikan operasionalnya.

Ia menegaskan bahwa sikap tersebut tidak tepat karena persoalan awal disebut berasal dari tindakan Hendrik sendiri.

Ditekankan Chusnul, penutupan dapur bukan semata karena tekanan publik, melainkan hasil pemeriksaan langsung yang menemukan sejumlah pelanggaran teknis.

Permintaan Maaf Tidak Konsisten

Chusnul melihat pernyataan Hendrik terkesan kontradiktif. Di satu sisi meminta maaf, namun di sisi lain menyalahkan netizen atas dampak yang terjadi.

"Minta maaf ke netizen tapi seperti menyalahkan netizen SPPG dia ditutup. Menyalahkan netizen pegawai dia ngangur," ujar Chusnul dikutip fajar.co.id, Rabu (25/3/2026).

Ia juga menyebut sikap tersebut menunjukkan Hendrik belum mengambil pelajaran dari polemik yang terjadi.

"Ini orang ga kapok, padahal masalah awalnya ada di dia," sesalnya.

Penutupan karena Pelanggaran Teknis

Lanjut Chusnul, keputusan penghentian operasional SPPG dilakukan setelah Badan Gizi Nasional melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi dapur. Dari hasil pengecekan, disebut ditemukan sejumlah pelanggaran.

"BGN menutup SPPGnya bukan karena netizen tapi karena BGN menemukan sejumlah pelanggaran teknis saat melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi dapur," tandasnya.

Chusnul bilang, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar dapur yang tidak memenuhi standar ditindak tegas.

Read Entire Article
Relationship |