DPR Dorong Pemerintah Ambil Langkah Strategis Akhiri Konflik Global Pasca Wafatnya Pemimpin Iran

5 hours ago 1
Ketua DPR RI, Puan Maharani

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - DPR RI menegaskan pentingnya langkah strategis untuk mengakhiri perang dan krisis global yang semakin meluas setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.

Wakil Ketua Baleg DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menegaskan bahwa situasi konflik yang terus meningkat ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena dampaknya sudah sangat meresahkan dunia, termasuk Indonesia.

Apresiasi Pidato Ketua DPR dan Dorongan Sikap Tegas DPR

Doli Kurnia menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani, atas pidatonya dalam Pembukaan Masa Sidang DPR yang menyampaikan duka cita atas wafatnya Ali Khamenei serta keprihatinan terhadap krisis perang yang terjadi saat ini. Ia menambahkan bahwa konflik yang terjadi selama empat tahun terakhir, seperti perang Rusia-Ukraina, agresi militer Israel di Gaza, invasi AS terhadap Venezuela, hingga perang antara AS-Israel melawan Iran, telah memperburuk kondisi dunia secara signifikan.

"Semua ini mengenai kemanusiaan, bukan soal agama atau keyakinan. Kita semua umat manusia harus bersatu melawan perang, pembunuhan dan penjajahan," katanya dalam keterangannya pada Selasa (10/3/2026).

Langkah Konkret dan Dukungan Penuh kepada Pemerintah

Doli Kurnia menegaskan bahwa saatnya DPR berbicara lebih tegas dan konkret dengan menyatakan pendapat resmi sebagai dukungan penuh kepada pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, untuk mengambil langkah strategis dalam mengakhiri perang. Ia mengusulkan agar seluruh anggota Board of Peace (BOP) diundang kembali untuk merumuskan dan meluruskan niat serta tindakan nyata dalam menjaga perdamaian dan menghentikan agresi militer.

Read Entire Article
Relationship |