Bupati Tulungagung Kena OTT KPK Bersama Adik Kandungnya, Kantor PUPR Langsung Disegel

7 hours ago 6
Ilustrasi OTT KPK. (INT)

Fajar.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuat gebrakan. Kali ini, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo beserta adik kandungnya, Jatmiko Dwijo Saputro, turut terjaring dalam satu Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Jumat (10/4/2026) malam.

Jatmiko, yang juga anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, ditangkap karena berada di lokasi saat tim KPK melakukan OTT. Kini keduanya sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, terkait dugaan pemerasan dan tindak pidana korupsi.

“Benar,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (11/4/2026).

Budi menjelaskan bahwa Jatmiko ikut diringkus bersama kakaknya karena berada di tempat kejadian.

Tidak berhenti di situ, KPK langsung bergerak cepat dengan menyegel sejumlah ruangan strategis di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Penyegelan dilakukan pada Sabtu pagi menyusul OTT yang menjerat bupati.Video berdurasi 37 detik yang memperlihatkan ruangan-ruangan yang digembok dan dipasang segel merah bertuliskan “dalam pengawasan KPK” langsung viral di media sosial Instagram akun @Tulungagung Eksis.

Dalam video tersebut terlihat empat ruangan yang disegel masing-:

  • Bidang Sumber Daya Air
  • Bidang Bina Marga
  • Staf Administrasi Bina Marga
  • Ruang Kepala Dinas PUPR

Segel merah itu juga dilengkapi tulisan tangan dengan spidol hitam: “Dilarang merusak segel ini tanpa seizin penyidik KPK”.

Salah seorang petugas jaga gedung Dinas PUPR Tulungagung membenarkan adanya penyegelan. “Iya, ada yang disegel di dalam,” katanya, singkat.

Selain di kantor dinas, KPK juga menyegel ruangan di rumah dinas Bupati Tulungagung yang berada di kompleks Pendopo Kongas Arum Kusumaningrum. Akses menuju rumah dinas kini ditutup rapat, dijaga ketat oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat.

Read Entire Article
Relationship |