Belajar dari Perang Iran, Kim Jong-un Tegaskan Senjata Nuklir Adalah Asuransi Terbaik

2 hours ago 2
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un -- DPRK

FAJAR.CO.ID, PYONGYANG -- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengatakan perang AS-Israel terhadap Iran, tanpa menyebutkan secara spesifik, membuktikan negaranya benar dalam menolak tekanan AS dan mempertahankan senjata nuklirnya.

Kim Jong Un mengatakan perang Amerika Serikat dengan Iran membuktikan negaranya mengambil keputusan yang tepat untuk mempertahankan senjata nuklirnya, dan menggambarkan agresi Washington sebagai konfirmasi bahwa hanya negara-negara bersenjata nuklir yang dapat mencegah kekuatan militer AS.

Dalam pidato di Majelis Rakyat Tertinggi Korea Utara yang diterbitkan Selasa, Kim menuduh Washington melakukan tindakan terorisme dan agresi yang disponsori negara.

"Situasi saat ini jelas membuktikan bahwa Korea Utara dibenarkan dalam menolak apa yang digambarkannya sebagai tekanan dan rayuan manis AS untuk melepaskan persenjataan nuklirnya," kata Kim. Dia menambahkan bahwa status nuklir Korea Utara sekarang tidak dapat diubah.

Pelajaran dari Iran

Bagi kepemimpinan Korea Utara, perang AS-Israel terhadap Iran memperkuat keyakinan yang telah lama dipegang: negara-negara tanpa senjata nuklir rentan terhadap kekuatan militer AS, sementara negara-negara yang memilikinya dapat mencegahnya. Perang, yang kini memasuki minggu kelima, dimulai pada 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan agresi tanpa provokasi terhadap Iran.

Presiden AS, Donald Trump sebelumnya mengklaim Iran menimbulkan ancaman mendekat bagi AS, beberapa bulan setelah menyatakan AS telah menghancurkan kemampuan nuklir Iran. Trump telah menyebutkan pencegahan Iran membangun bom nuklir sebagai salah satu alasannya untuk melancarkan serangan terhadap negara tersebut, tanpa bukti yang diberikan dan Iran berulang kali dan secara kategoris membantah klaim tersebut.

Read Entire Article
Relationship |