AS–Israel Kebingungan Hadapi Perang dengan Iran, Analis: Konflik Berpotensi Buntu dan Memukul Ekonomi Global

2 hours ago 2
Ilustrasi perang Iran vs AS-Israel.

Fajar.co.id, Teheran -- Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran disebut semakin sulit dikendalikan. Sejumlah laporan intelijen dan media Barat menyebutkan bahwa situasi di lapangan berkembang di luar perkiraan awal Washington dan Tel Aviv.

Analis geopolitik, Tengku Zulkifli Usman, menilai perang yang berlangsung saat ini berpotensi memasuki fase deadlock atau kebuntuan strategis, di mana tidak ada pihak yang mampu meraih kemenangan cepat.

Menurut Tengku Zulkifli, laporan intelijen di Israel menunjukkan pemerintah Israel berada dalam kondisi bingung dan pesimistis setelah Amerika Serikat mengakui kesulitan mencari jalan keluar dari konflik tersebut.

“Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pihak Amerika sendiri menyampaikan kepada Israel bahwa mereka tidak mengetahui bagaimana cara menyelesaikan perang ini. Artinya mereka terjebak dalam konflik yang tidak mudah dimenangkan, tetapi juga tidak mudah dihentikan,” ujarnya dikutip dari akun media sosialnya, Kamis (12/3/2026)

Korban Tentara AS

Ia juga menyoroti laporan sejumlah media Barat, termasuk Reuters, yang menyebut jumlah korban di pihak militer Amerika meningkat dalam waktu singkat sejak konflik dimulai.

Menurut laporan terbatas yang beredar, korban tentara AS disebut telah mencapai lebih dari 150 orang hanya dalam sembilan hari awal perang.

Namun, laporan dari pihak Iran menyebut jumlah korban di pihak AS jauh lebih besar. Teheran mengklaim korban mencapai sekitar 680 orang.

“Bisa saja angka versi Iran tidak sepenuhnya keliru. Bahkan dalam konflik seperti ini, sering kali jumlah korban sebenarnya lebih besar dari angka yang dipublikasikan,” kata Tengku Zulkifli.

Read Entire Article
Relationship |