Amien Rais Peringatkan Prabowo: Hilang Kepercayaan Rakyat, Mimpi Maju Pilpres 2029 Pupus

3 days ago 2

FAJAR.CO.ID - Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, memberikan peringatan keras kepada Presiden Prabowo Subianto menjelang genap dua tahun masa kepemimpinannya. Amien menegaskan bahwa kepercayaan publik adalah modal utama yang harus dijaga agar Prabowo tetap memiliki legitimasi dan dukungan rakyat dalam menjalankan pemerintahannya.

Janji dan Harapan Publik di Tengah Kepemimpinan Prabowo

Amien menyebutkan bahwa dalam delapan bulan ke depan, masa jabatan Prabowo akan mencapai dua tahun. Pada waktu tersebut, publik tentu berharap agar janji-janji kampanye dapat terealisasi, khususnya janji untuk memberantas mafia asing yang menguasai kedaulatan politik dan ekonomi Indonesia.

"Sekitar delapan bulan lagi, usia kepemimpinan Pak Prabowo sudah genap dua tahun," katanya saat ditemui Jumat (20/2/2026).

"Rakyat akan senang seandainya sebagian janji Prabowo bisa dilaksanakan menjadi kenyataan," jelasnya.

Pentingnya Kepercayaan Rakyat dan Peran Oposisi dalam Demokrasi

Amien mengingatkan bahwa seorang presiden tidak boleh kehilangan trust atau kepercayaan dari rakyatnya. Selama kepercayaan itu ada, kebijakan presiden akan mendapat dukungan luas dari mayoritas rakyat, sehingga legitimasi dan kekuatan kendali pemerintah dapat terjaga.

"Pendapat saya adalah seorang Presiden di negara manapun agar mantap dan tetap beribawa tidak boleh dia sampai kehilangan trust atau kepercayaan rakyatnya," bebernya.

Lebih lanjut, Amien juga menyoroti pentingnya keberadaan oposisi sebagai bagian dari mekanisme checks and balances dalam sistem demokrasi. Ia menegaskan bahwa kehadiran kekuatan penyeimbang adalah kelebihan demokrasi yang harus dihargai.

"Dan tentu hampir secara otomatis juga muncul kekuatan oposisi. Dan disinilah kelihatan keindahan atau kelebihan demokrasi," terangnya.

Peringatan Tegas Menjelang Pilpres 2029

Amien menutup dengan catatan pribadi yang menegaskan bahwa semua bergantung pada bagaimana Prabowo menjaga kepercayaan publik. Ia memperingatkan bahwa jika kepercayaan rakyat hilang, maka Prabowo tidak boleh bermimpi untuk maju lagi dalam Pilpres 2029.

"Nah, kalau sampai hilang kepercayaan rakyat, tolong tidak usah mimpi maju lagi di Pilpres mendatang tahun 2029," pungkasnya.

Sementara itu, isu mengenai pasangan Prabowo dalam pilpres masih dinamis. Nama-nama seperti Gibran dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, sempat mencuat sebagai kandidat pendamping Prabowo. (Muhsin/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Relationship |