Jangan Diabaikan! Ini Tanda Pernikahanmu Mungkin dalam Bahaya Besar!

8 hours ago 5

ringkasan

  • Ketiadaan sentuhan fisik di ranjang, seperti tidak lagi berpelukan atau tidur berjauhan, adalah tanda peringatan serius masalah dalam pernikahan menurut terapis hubungan Dr. Rick Netshiozwi.
  • Sentuhan fisik yang penuh kasih sayang secara ilmiah terbukti meningkatkan kadar oksitosin, mengurangi stres, serta membangun kepercayaan dan daya tarik antar pasangan.
  • Jika ada 'energi aneh' saat bersentuhan, itu menandakan pasangan menjauh dengan cepat dan perlu segera mengevaluasi kembali keintiman mereka untuk mencegah keretakan hubungan.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, keintiman fisik seringkali menjadi fondasi penting dalam sebuah pernikahan yang langgeng dan bahagia. Namun, bagaimana jika sentuhan-sentuhan kasih sayang itu mulai memudar, terutama di ranjang? Seorang terapis hubungan terkemuka, Dr. Rick Netshiozwi, menyoroti fenomena ini sebagai tanda peringatan serius yang tidak boleh diabaikan.

Dr. Netshiozwi, seorang konselor pernikahan dan psikoterapis berpengalaman dari Afrika Selatan, menekankan bahwa ketiadaan sentuhan fisik adalah indikasi jelas bahwa sebuah pernikahan sedang menuju 'ranjang kematiannya'. Pengamatannya ini didasarkan pada pengalaman lebih dari 19 tahun dalam membantu pasangan membangun hubungan yang sehat dan langgeng.

Ia percaya bahwa menjaga 'percikan' romansa tetap hidup sangat bergantung pada keintiman fisik. Oleh karena itu, jika Anda mulai merasakan adanya 'energi aneh' atau jarak fisik yang semakin besar di antara Anda dan pasangan, ini bisa menjadi momen krusial untuk mengevaluasi kembali koneksi dalam pernikahan Anda.

Gejala Ketiadaan Sentuhan yang Perlu Diwaspadai

Menurut Dr. Netshiozwi, kurangnya keintiman fisik dapat bermanifestasi dalam berbagai bentuk yang mungkin awalnya terasa sepele, namun sebenarnya memiliki dampak besar. Ia memberikan contoh seperti pasangan yang tidak lagi berpelukan secara spontan, frekuensi berciuman yang berkurang drastis, atau bahkan tidak lagi berpelukan saat berada di tempat tidur.

Tanda yang paling mencolok dan menjadi perhatian utama adalah ketika pasangan mulai tidur terpisah secara fisik di ranjang. Dr. Netshiozwi menjelaskan, "Ketika Anda tidur, separuh ranjang orang ini adalah miliknya; separuh lainnya adalah milik Anda — kaki Anda bahkan tidak lagi bersentuhan." Kondisi ini, menurutnya, adalah sinyal yang sangat jelas bahwa pernikahan sedang berada di ambang kehancuran.

Jika kebiasaan berpelukan di ranjang sudah tidak ada, hal ini mengindikasikan bahwa hubungan Anda berada dalam bahaya. Kehilangan sentuhan-sentuhan kecil ini dapat mengikis kelekatan emosional dan fisik yang esensial dalam sebuah ikatan pernikahan.

Mengapa Sentuhan Fisik Begitu Penting dalam Pernikahan?

Sentuhan fisik yang penuh kasih sayang dan pelukan memiliki dasar ilmiah yang kuat dalam memperkuat hubungan. Penelitian menunjukkan bahwa sentuhan semacam ini membantu mengurangi stres dan kecemasan dengan meningkatkan kadar oksitosin dalam tubuh.

Oksitosin, yang sering dijuluki sebagai "hormon cinta" atau "hormon pelukan", tidak hanya terkait dengan perasaan bahagia dan ketenangan, tetapi juga berperan penting dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan daya tarik antar pasangan. Orang-orang yang menerima lebih banyak sentuhan kasih sayang cenderung merasa lebih bahagia dan memiliki tingkat stres yang lebih rendah.

Dr. Netshiozwi menegaskan bahwa sentuhan adalah komponen krusial bagi pernikahan. Ia menambahkan, jika ada "energi aneh" yang mengalir saat pasangan yang sudah menikah saling bersentuhan, itu adalah simbol bahwa mereka menjauh lebih cepat daripada sambaran petir yang menyambar pohon saat badai. Ini menunjukkan bahwa sentuhan, yang seharusnya menjadi sumber kenyamanan dan koneksi, justru menjadi canggung atau tidak menyenangkan.

Kapan Harus Bertindak untuk Menyelamatkan Pernikahan?

Meskipun keintiman fisik adalah bagian integral dari pernikahan, penting untuk diingat bahwa itu bukan satu-satunya faktor yang menjaga romansa tetap hidup. Namun, jika Anda menemukan diri Anda berada di sisi ranjang yang jauh dari pasangan, atau merasakan hilangnya sentuhan fisik yang signifikan, ini mungkin saatnya untuk mengevaluasi kembali koneksi Anda.

Menghidupkan kembali keintiman bisa dimulai dengan komunikasi terbuka mengenai perasaan dan kebutuhan masing-masing. Mencari cara untuk menumbuhkan kembali kedekatan fisik dan emosional adalah langkah vital. Ini bisa berarti menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas bersama, melakukan aktivitas yang disukai berdua, atau bahkan mencari bantuan profesional dari terapis pernikahan.

Jangan biarkan ketiadaan sentuhan menjadi jurang pemisah yang semakin dalam. Mengambil tindakan proaktif untuk mengatasi masalah ini dapat membantu Anda dan pasangan membangun kembali jembatan keintiman dan memperkuat ikatan pernikahan Anda.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Vinsensia Dianawanti

    Author

    Vinsensia Dianawanti
Read Entire Article
Relationship |